Halaman

Kamis, 12 Maret 2015

Jokowi Siap di Makzulkan Oleh Prabowo dan KMP

GnR - Menanggapi manuver politik melalui hukum ala Menkum HAM Yasonna Laoly yang mengeluarkan surat yang mengakui DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol pimpinan Agung Laksono,Koalisi Merah Putih (KMP) langsung melakukan pertemuan darurat. Pertemuan tersebut dihadiri seluruh petinggi KMP di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Bukit Hambalang Sentul Bogor, Selasa (10/3).
Prabowo Subianto kemudian memberikan keterangan pers atas hasil pertemuan itu.
“Saudara-saudara, setelah memperhatikan dengan seksama kebijakan dari pemerintah Jokowi, terutama politik intervensi dari Menkumham yang nyata-nyata berupaya memecah belah bangsa ini, maka kami berkumpul dan menyatakan sikap bersama presidium KMP,” jelasnya seperti dikutip Indopos.
Ia menyatakan pemerintahan pimpinan Presiden Jokowi berupaya memaksakan kehendak untuk mendapatkan dukungan di parlemen dengan memecah belah parpol yang tergabung di dalam KMP dengan cara-cara nista. Mantan Danjen Kopassus ini juga mengatakan, MenkumhamYasonna Laoly telah menghalalkan segala cara termasuk melawan undang-undang.  Sebagai contoh ia menyebutkan PPP yang pimpinan Djan Faridz yang sudah menang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) namun tetap saja tidak dikeluarkan SK Pengesahannya oleh Kemenkumham.
Partai Golkar yang masih berkonflik justru dikeluarkan SK pengesahannya. Hal ini secara terang benderang menunjukkan Menkumham sudah melawan UU Partai Politik demi kepentingan sesaat,” papar Prabowo.
Untuk itu Presidium KMP kata Prabowo dengan dukungan 67 persen anggota parlemen menyatakan memboikot pelaksanaan Pilkada 2015.
Prabowo juga menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong hak angket atas kebijakan intervensi dan pecah belah Laoly.
”Karena bagaimana pun akibat intervensi tersebut, bangsa ini berada di tepi jurang perang saudara. Semua ini harus diakhiri atau Presiden Jokowi akan dimakzulkan,” tandasnya.

Syiah Bayar 50 Ribu Untuk Massa Yang Menyerang Majlis Az-Zikra

Nuryanto, warga Kampung Pasir Laja, Kelurahan Ciluer kini ditahan di Polres Bogor. Semua ini gara-gara uang sebesar Rp 50.000.

Nuryanto adalah salah satu tersangka kasus penyerangan satpam di Masjid Az Zikra Sentul, Jumat (13/2) dinihari.

“Bilangnya mau nyari duit. Katanya ada yang menyuruh. Tahu-tahu jadi tersangka. Mending nggak usah nyari duit kalau jadinya seperti ini,” tutur HN (35), istri Nuryanto, seperti dilansir Radar Bogor, Sabtu (7/3).

Kala itu, katanya, suaminya berangkat dari rumah Kamis (12/2) pukul 21:30 WIB bersama sembilan temannya. Namun setelah kepergiannya tersebut, ia tak bisa menghubungi suaminya lagi.

HN tidak mengetahui tentang siapa yang membayar suaminya. Namun HN mengaku sempat mengenal seseorang bernama Habib Ibrahim. Peran sang habib tidak diketahui HN. Sepengetahuannya, tokoh agama tersebut hanya memberikan uang terhadap suaminya.

“Kalau Habib Ibrahim itu pernah ngasih uang Rp50 ribu ke suami saya. Ketika itu juga katanya mau cari duit lagi. Suami saya kan salah satu anggota ormas jadi sering ada yang nyuruh. Tapi tidak tahu disuruh apa,” ujarnya.

Massa bayaran dalam kasus penyerangan dan pengrusakan di Kompleks Masjid Az Zikra menguat. Sebanyak 29 dari 34 tersangka mengaku dibayar antara Rp70 ribu-150 ribu. “Ya, ada massa yang dibayar dan ada yang massa yang ikut dalam penyerangan tersebut sebagai pembayar,” terang Kasat reskrim Polres Bogor, AKP Faisal Pasaribu.

Penyerangan masjid yang sering dijadikan lokasi zikir oleh Ustad Arifin Ilham itu bermula ketika sekelompok orang tersinggung dengan spanduk yang menyudutkan salah satu kelompok penganut aliran tertentu sehingga melakukan penyerangan.

Dalam kejadian itu, seorang security masjid Az-Zikra mengalami luka-luka akibat dianiaya massa. Hingga kini kasusnya sudah rampung di polisi dan berkas penyidikan sudah diserahkan penyidik Kejaksaan Negeri Cibinong. 34 tersangka dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Di laman Facebook resmi Ustadz Arifin Ilham mengatakan malam Kamis (12/2) sekitar jam 11 00 kampung majlis Az Zikra yang berada disekitar mesjid Az Zikra Sentul Bogor diiserbu segerombolan preman yang mengaku dari faham syiah yg dipimpin oleh seorang yang mengaku habib Ibrahim. Menganiaya menculik penegak Syariah Az Zikra, bang Faisal. Gerombolan sekitar 30 orang itu marah karena majlis Az Zikra menolak faham syiah, dan minta sepanduk penolakan atas faham sesat syiah diturunkan. Faham syiah adalah ajaran yang difatwakan Majlis Ulama Indonesia sesat.

Kami minta aparat menahan gerombolan itu atas delik penyerbuan, penganiyaan dan penculikan sahabat kami tercinta. Kami minta proses hukum tegas atas gerombolan itu, dan sekarang gerombolan itu dibawa ke POLRES Bogor. Sungguh ironi, terlalu nekat masuk ke kampung orang dg gaya preman. InsyaAllah kami taat hukum, kami tidak akan balas tindakan yg sama seperti gerombolan itu, KAMI UMAT RASULULLAH YANG SANGAT MENCINTAI RASULULLAH, KELUARGA RASULULLAH DAN PARA SAHABAT RASULULLAH.

Kami tidak akan anarkis, kami taat hukum, kami hanya minta pimpinan dan gerombolan itu ditindak tegas secara hukum. Ingat, kalau tidak ada tindakan hukum yg kami percayakan kepada aparat hukum. Kami nyatakan jihad perang terhadap gerombolan itu, “Hidup mulia atau mati syahid demi kesucian Agama ALLAH”.

Selasa, 10 Maret 2015

Bengkulu Sumbangkan Rp 1 Miliar Rupiah untuk Palestina

GnR - BENGKULU—Warga Bengkulu mengumpulkan donasi sebesar Rp 1,1 miliar untuk disalurkan langsung kepada rakyat Palestina.
Dana tersebut didapatkan dari Konser Kemanusiaan bertajuk Konser Tujuh Kota (K7K) garapan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Bengkulu. Duta KNRP Opick Tombo Ati dan Ebieth Beat A ikut menghibur.
 
“Kehadiran 3.000 warga Bengkulu di acara konser amal ini adalah bukti cinta kepada Allah. KNRP Bengkulu akan terus melakukan pemahaman terkait isu Palestina,” ujar Ketua KNRP Bengkulu Iip Aripin dalam rilisnya, Senin (9/3).
Hal senada juga disampaikan Ketua Harian KNRP Caca Cahayaningrat. Caca menyampaikan, acara ini merupakan upaya kontinyu dalam rangka menggalang solidaritas rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina.

"Saat ini kami telah membentuk 29 cabang KNRP Provinsi di seluruh Indonesia. Pada setiap daerah, kami mengajak seluruh rakyat untuk ikut serta dalam kerja besar kemerdekaan bangsa Palestina,” jelas Caca didampingi seorang Syaikh dari Palestina, Nasef Nasir.

Ini Dia Bacaan Yang Buat Syetan Muntah-Muntah

GnR - Hari itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang duduk menyaksikan seorang laki-laki tengah makan. Tiba-tiba Rasulullah tertawa. Tentu sebagian sahabat heran mengapa beliau tertawa. Rasulullah kemudian menjelaskan bahwa beliau baru saja melihat syetan muntah-muntah akibat sebuah bacaan singkat.

Bacaan apakah itu? Bacaan itu tidak lain adalah basmalah. Ketika seseorang makan dan tidak membaca basmalah, syetan ikut makan bersamanya. Syetan turut menikmati makanan itu dengan lahapnya. Namun, ketika di tengah-tengah makan orang tersebut ingat bahwa dirinya belum membaca basmalah, lalu ia membacanya saat itu syetan pun memuntahkan seluruh makanan yang tadi ia makan.

Abu Daud meriwayatkan sabda Rasulullah tersebut dalam Sunan-nya:
عَنْ أُمَيَّةَ بْنِ مَخْشِىٍّ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم جَالِسًا وَرَجُلٌ يَأْكُلُ فَلَمْ يُسَمِّ حَتَّى لَمْ يَبْقَ مِنْ طَعَامِهِ إِلاَّ لُقْمَةٌ فَلَمَّا رَفَعَهَا إِلَى فِيهِ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ فَضَحِكَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ قَالَ مَا زَالَ الشَّيْطَانُ يَأْكُلُ مَعَهُ فَلَمَّا ذَكَرَ اسْمَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ اسْتَقَاءَ مَا فِى بَطْنِهِ

Dari Umayyah bin Makhsiy -yakni salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam- ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam duduk, ada seorang laki-laki yang makan dan ia tidak membaca basmalah hingga makanannya hampir habis tinggal satu suapan. Lalu ketika ia memasukkan suapan itu ke mulutnya ia (ingat dan) membaca “Bismillahi awwalahu wa aakhirahu”. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lantas tertawa. Kemudian beliau bersabda: “Syetan masih terus makan bersamanya, tapi ketika ia membaca Basmalah, syetan langsung memuntahkan apa yang ada di perutnya.” (HR. Abu Daud)

Demikianlah dahsyatnya bacaan Basmalah. Kita dianjurkan untuk membaca basmalah dalam memulai segala perbuatan yang baik. Termasuk makan. Dengan membaca basmalah, sesungguhnya kita tengah mencanangkan niat beramal shalih. Dengan niat beramal shalih ikhlas karena Allah, perbuatan-perbuatan yang asalnya berhukum mubah menjadi berpahala bagi kita.

Dari hadits ini, para ulama juga mengajarkan, jika kita lupa membaca basmalah ketika hendak makan dan baru ingat ketika di tengah-tengah makan, hendaklah kita segera membacanya dengan menambahkan awwalahu wa aakhirahu sehingga menjadi
بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ

Artinya: dengan nama Allah di awalnya dan di akhirnya.

Dan syetan dari golongan jin yang tadinya ikut makan bersama kita akan muntah-muntah. Meskipun kita tidak pernah bisa melihatnya.

Wallahu a’lam bish shawab.